TRAVELL TO KOTA TUA

STORY OF TRAVELLING DEVAN
 
TRAVELL KOTA TUA JAKARTA


Selamat siang sob, sob semuanya ......
buat kalian yang suka travelling,dan gua kali ini aka bahas tentang penglaman traveling gua ke museum sejarah kota tua yang berada di jakarta utara Provinsi DKI jakarta .

Oke .... !! BTW .. siapa sihhh yang enggak kenal dengan kota tua ?

pasti kalian mikirnya yang pertama 1. Gedung kuno 2.sejarah 3.oh... yang bertempat di jakarta itu yahhh ,,,, ke empat, 4.sebuah museum 5. pusat pembelanjaan wisata dan tempatnya sangat ramai .
 " YAPZZz.. mungkin jwaban teman teman semua BENAR . Jakarta kota(kotu) adalah salah satu tempat wisata dan museum yang pada jaman dulu memang terkenal di pusat jakarta utara atau balai kota pada jaman prasejarah dulu .

Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka).
Dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.


KOTA Tua Jakarta terletak di Kelurahan Pinangsia Kecamatan Tamansari Kotamadya Jakarta Barat. Saat ini, kawasan Kota Tua berada di dua wilayah kotamadya, yaitu Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kota Tua sebagai cikal bakal Jakarta, tentunya menyimpan banyak cerita di balik megahnya bangunan (tua) cagar budaya peninggalan masa lalu dari zaman kolonial Belanda.
Kota Tua Jakarta, daerahnya berbatasan sebelah utara dengan Pasar Ikan, Pelabuhan Sunda Kalapa dan Laut Jawa, sebelah Selatan berbatasan dengan jalan Jembatan Batu dan jalan Asemka, sebelah Barat berbatasan dengan Kali Krukut dan sebelah Timur berbatasan dengan Kali Ciliwung.
Kota Tua Jakarta di masa lalu merupakan kota rebutan yang menjadi simbol kejayaan bagi siapa saja yang mampu menguasainya. Tak heran jika mulai dari Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Sunda –Pajajaran, Kesultanan Banten –Jayakarta, Verenigde Oost-indische Compagnie (VOC), Pemerintah Jepang, hingga kini Republik Indonesia melalui Pemerintah DKI Jakarta, terus berupaya mempertahankannya menjadi kota nomor satu di negara ini.
Pada 1526, Fatahillah, dikirim oleh Kesultanan Demak, menyerang pelabuhan Sunda Kelapa di kerajaan Hindu Pajajaran, kemudian dinamai Jayakarta. Kota ini hanya seluas 15 hektare dan memiliki tata kota pelabuhan tradisional Jawa. Tahun 1619, VOC menghancurkan Jayakarta di bawah komando Jan Pieterszoon Coen. Satu tahun kemudian, VOC membangun kota baru bernamaBatavia untuk menghormati Batavieren, leluhur bangsa Belanda. Kota ini terpusat di sekitar tepi timur Sungai Ciliwung, saat ini Lapangan Fatahillah.
Penduduk Batavia disebut “Batavianen”, kemudian dikenal sebagai suku Betawi, terdiri dari etnis kreol yang merupakan keturunan dari berbagai etnis yang menghuni Batavia. Pada 1635, kota ini meluas hingga tepi barat Sungai Ciliwung, di reruntuhan bekas Jayakarta. Kota ini dirancang dengan gaya Belanda Eropa lengkap dengan benteng (Kasteel Batavia), dinding kota, dan kanal. Kota ini diatur dalam beberapa blok yang dipisahkan oleh kanal. Kota Batavia selesai dibangun tahun 1650. Batavia kemudian menjadi kantor pusat VOC di Hindia Timur. Kanal-kanal diisi karena munculnya wabah tropis di dalam dinding kota karena sanitasi buruk. Kota ini mulai meluas ke selatan setelah epidemi tahun 1835 dan 1870 mendorong banyak orang keluar dari kota sempit itu menuju wilayah Weltevreden (sekarang daerah di sekitar Lapangan Merdeka). Batavia kemudian menjadi pusat administratif Hindia Timur Belanda. Tahun 1942, selama pendudukan Jepang, Batavia berganti nama menjadi Jakarta dan masih berperan sebagai ibu kota Indonesia hingga sekarang.
Pada 1972, Gubernur Jakarta, Ali Sadikin, mengeluarkan dekrit yang resmi menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan. Keputusan gubernur ini ditujukan untuk melindungi sejarah arsitektur kota atau setidaknya bangunan yang masih tersisa di sana.

Nahh ,, itu teman teman sejarah singkat mengenai kota tua jakarta .. yang saya baca dan dapatkan di web Wikipedia dan beberapa blogger .
okee btw ,, gua udah ke kotu kurnag lebih udah 10 kali dan udah jadi tempat trongkrongan nya gua banget saat gua asrama bahasa di jakarta salah satu ngilangin lelah saat belajar seharian .... YA , yahh nongkrong dan ngopi di kotu hihihi



di kotu banyak banget pameran pameran seni dan patung orangan asli yang menggambarkan pahlawan pahlawan jaman dulu.





Hasil gambar untuk patung orangan kotu
 
disini biasanya di jadiin ajang foto-foto dan infak seiklasnya saja .enggak bayar juga enggak papa kok !! kalau memang temen temen bener bener KANGKER ( kantong kering) wkwk ..
di koyu juga gua nikmatin beberapa museum yang ada di dalamnya yang gua tau si ..
1. museum wayang
2.museum kotu nya sendiri atau gedung kotunya
3.museum uang
4.museum kramikdan lain lain
pokoknya super keren deh ... Tradisional , dan modern harga tiket nya pun cukup murah untuk memasuki beberapa museum denga Rp.5000 aja temen temen udah bisa masuk ke dalam museum dan menikmati museum yang begitu keren,bersih luas dan unik unik .
di dalam museum juga ramai seru lahh dan memuaskan .apalagi kalian yang seneng banget selfie dan up two date banget soal SOSMED hehehe ..

ke kotu enggak rugi kok ....... !!
selain kita liburan ,kita juga dapet ilmu yang tanpa kita sadari dari koyu , yang tidak tau menjadi tau, orang orang daerah kotu sana juga ramah ramah bae , dan jangan anehh kalo liat tukangnagemn banyak banget dahh berdatengan .. ya ,, abis gimana lagi kita sebagai pengunjung tidak bisa bersikap lebih . tau aturan dan adat mereka juga karena itu wilayah mereka , kita juga tidak bisa memutuskan rejeki orang lain ,mungkin itu adal;ah salah satu mata pencahariannya .tapi, tenang aja ,,kalo kalian enggak ada uang bilang aja "MAAF" mereka juga ngerti kok

untuk kalian yang seneng banget belanja ,jangan khawatir ,karena di pinggiran jalan daerah kotu itu banyak banget orang yang berdagang mau itu makanan minuman, oleh oleh ,pakaian ,aksesries dan masih banyak lagi .dan disini juga banyak toko yang menunjang pengunjung untuk mencukupi kebutuhannya seperti indomaret,cafe,restoran ,bank dan kantor pos.

okee ,,,,, sob.. sob.. semuanya mungkin sampai sini gua bagi cerita tentang pengalaman travell kecil gua ke temen mudah mudahan bisa bermanfaat khususnya para backpaker indonesia .
 sekian
#salambackpakerdevan



Comments